• Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
No Result
View All Result
Home Berita Kegiatan

Workshop Riset Advokasi: Manajemen Isu dan Kajian Lingkungan

Adi Hasrul by Adi Hasrul
November 27, 2025
in Berita Kegiatan
0
0
SHARES
52
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di WhatsAppBagikan di TelegramBagikan di LinkedIn

Yogyakarta – Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP UMY) bekerja sama dengan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LHKP PPM) serta Center of Economic and Law Studies (Celios) menyelenggarakan Workshop Riset Advokasi bertema “Manajemen Isu dan Kajian Lingkungan” pada Kamis, 20 November 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Simulasi Sidang HI, Gedung Ki Bagus Hadikusuma E3 Lantai 1 UMY, dan terbuka untuk umum secara terbatas.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga dengan kompetensi di bidang kebijakan publik, kajian lingkungan, dan advokasi sosial. Hadir sebagai pembicara utama Prof. Gerry van Klinken dari KITLV, yang selama ini dikenal luas sebagai peneliti senior dalam kajian Asia Tenggara dan isu-isu ekologi politik. Selain itu, Yayum Kumai dari LHKP PPM, Bhima Yudhistira selaku Direktur Celios, serta dosen Ilmu Pemerintahan UMY, David Efendi dan Rijal Ramdani, turut terlibat dalam rangkaian diskusi dan pemaparan materi.

Dalam paparan awal, David Efendi menekankan pentingnya mengembangkan riset advokasi yang mampu menjembatani analisis akademik dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika pengambilan kebijakan.

Prof. Gerry van Klinken memberikan paparan mengenai perbedaan mendasar antara environmentalism yang cenderung sektoral dan ekologisme yang menekankan keterhubungan antara organisme, manusia, dan ekosistem. Dalam konteks krisis iklim global, penurunan biodiversitas, kelebihan nitrogen dan fosfor, serta ancaman terhadap ketersediaan air tawar, Prof. Klinken mengajak peserta untuk melihat persoalan lingkungan sebagai persoalan struktural yang terkait erat dengan sistem ekonomi, sejarah politik, dan ekspansi industri ekstraktif. Ia juga menyoroti bagaimana berbagai kebijakan energi dan pembangunan di Indonesia kerap dilekatkan pada narasi pertumbuhan, padahal banyak prosesnya masih bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam dan praktik yang tidak sejalan dengan keberlanjutan ekologis.

Sementara itu, Bhima Yudhistira memberikan analisis kritis mengenai mitos pertumbuhan ekonomi yang selama ini menjadi narasi dominan dalam kebijakan pembangunan nasional. Ia menjelaskan bagaimana konsep pertumbuhan sering kali dijadikan justifikasi bagi ekspansi industri ekstraktif yang merusak lingkungan dan mengabaikan keberlanjutan sosial. Bhima menegaskan bahwa bumi, yang seharusnya diperlakukan sebagai sumber kehidupan, kini direduksi hanya sebagai aset yang dapat dimonetisasi secepat mungkin. Siapa yang paling cepat memonetisasi sumber daya bumi, dialah yang dianggap “pahlawan” dalam logika ekonomi modern. Narasi ini, menurutnya, telah mengaburkan krisis ekologis yang semakin nyata.

Materi oleh Yayum Kumai mengenai riset interdisipliner dalam advokasi lingkungan juga menjadi sorotan. Pendekatan interdisipliner tidak hanya melibatkan kolaborasi antar rumpun ilmu, tetapi juga kerja bersama para aktivis NGO, pengkampanye isu, ahli hukum, peneliti geologi, hingga spesialis media sosial. Riset yang kuat harus dimulai dari pertanyaan penelitian yang dibangun bersama, berdasarkan pengalaman lapangan dan dialog dengan berbagai aktor, termasuk warga terdampak. Peserta diajak memahami pentingnya merumuskan riset yang tidak hanya menghasilkan temuan akademik, tetapi juga berguna sebagai alat perjuangan bagi masyarakat untuk mempertahankan ruang hidupnya.

Dalam sesi diskusi, peserta banyak menyoroti persoalan greenwashing dan bagaimana perusahaan-perusahaan ekstraktif membangun citra “hijau” melalui program-program kompensasi yang justru mengaburkan dampak lingkungan yang mereka hasilkan. Isu keadilan tenaga kerja dalam sektor ekstraktif juga menjadi pembahasan penting, terutama karena argumen ekonomi sering kali dijadikan legitimasi atas praktik eksploitasi yang merugikan masyarakat dan merusak modal sosial jangka panjang.

Di akhir kegiatan, David Efendi menegaskan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi riset dan advokasi lintas lembaga. Workshop ini diharapkan menjadi fondasi bagi berkembangnya jejaring peneliti, aktivis, dan praktisi kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan ekologis. Kegiatan ditutup dengan harapan agar hasil-hasil riset yang dikembangkan dalam kerja-kerja kolaboratif ini dapat kembali kepada masyarakat dan menjadi pegangan dalam memperkuat suara warga dalam proses advokasi.

Tags: #Konflik agraria#Muhammadiyah#RIsetAdvokasi#Universitas Muhammadiyah YogyakartaLHKP PP Muhammadiyah
Previous Post

PSN dalam Sorotan SKN: Regulasi Dinilai Cacat Hukum, Ancaman Oligarki, dan Seruan Moral Ekologi

Next Post

Sekolah Riset Advokasi Trenggalek Resmi Dibuka, Perkuat Kapasitas Kader dan Aktivis dalam Membaca Isu Publik

Next Post
Sekolah Riset Advokasi Trenggalek Resmi Dibuka, Perkuat Kapasitas Kader dan Aktivis dalam Membaca Isu Publik

Sekolah Riset Advokasi Trenggalek Resmi Dibuka, Perkuat Kapasitas Kader dan Aktivis dalam Membaca Isu Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majelis

  • Tarjih dan Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Diktilitbang
  • Dikdasmen dan PNF
  • Pembinaan Kader dan SDI
  • Pembinaan Kesehatan Umum
  • Peminaan Kesejahteraan Sosial
  • Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
  • Pendayagunaan Wakaf
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Hukum dan HAM
  • Lingkungan Hidup
  • Pustaka dan Informasi

Lembaga

  • Pengembangan Pesantren
  • Pengembangan Cabang Ranting
  • Kajian dan Kemitraan Strategis
  • Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
  • Resiliensi Bencana
  • Amil Zakat, Infak dan Sedekah
  • Pengembang UMKM
  • Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Seni Budaya
  • Pengembangan Olahraga
  • Hubungan dan Kerjasama Internasional
  • Dakwah Komunitas
  • Pemeriksa Halal dan KHT
  • Pembinaan Haji dan Umrah
  • Bantuan Hukum dan Advokasi Publik

Biro

  • Pengembangan Organisasi
  • Pengelolaan Keuangan
  • Komunikasi dan Pelayanan Umum

Ortom

  • Aisyiyah
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah
  • Hizbul Wathon

Wilayah Sumatra

  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Selatan
  • Sumatra Barat
  • Bengkulu
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bangka Belitung

Wilayah Kalimantan

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara

WIlayah Jawa

  • D.I. Yogyakarta
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Wilayah Bali &

Kepulauan Nusa Tenggara

  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur

WIlayah Sulawesi

  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan

WIlayah Maluku dan Papua

  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan
  • Papua Barat daya

Cabang Istimewa

  • PCIM Kairo Mesir
  • PCIM Iran
  • PCIM Sudan
  • PCIM Belanda
  • PCIM Jerman
  • PCIM United Kingdom
  • PCIM Libya
  • PCIM Malaysia
  • PCIM Prancis
  • PCIM Amerika Serikat
  • PCIM Jepang
  • PCIM Tunisia
  • PCIM Pakistan
  • PCIM Australia
  • PCIM Rusia
  • PCIM Taiwan
  • PCIM Tunisia
  • PCIM TurkI
  • PCIM Korea Selatan
  • PCIM Tiongkok
  • PCIM Arab Saudi
  • PCIM India
  • PCIM Maroko
  • PCIM Yordania
  • PCIM Yaman
  • PCIM Spanyol
  • PCIM Hongaria
  • PCIM Thailand
  • PCIM Kuwait
  • PCIM New Zealand

Tautan Cepat

  • Profile
  • Publikasi
  • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra

Informasi Lainnya

  • Organisasi
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak

Ekosistem

  • Muhammadiyah ID
  • MASA
  • SatuMu
  • EventMu
  • BukuMu
  • SehatMu
  • KaderMu
  • LabMu

Layanan

  • 0821 4350 0108
  • [email protected]
  • Kolom Aduan

Media Sosial

© 2025 Persyarikatan Muhammadiyah

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.