• Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
No Result
View All Result
Home Opini

Moratorium MBG

admin by admin
Oktober 11, 2025
in Opini
0
Moratorium MBG

sumber foto: kompas.com

0
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di WhatsAppBagikan di TelegramBagikan di LinkedIn

Oleh: M. Taufiq AR (Pengurus LHKP PP Muhammadiyah)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru beberapa bulan berjalan kini berada di titik krisis. Alih-alih menjadi simbol keberpihakan negara pada anak sekolah, ia justru berulang kali menghadirkan kabar memilukan, ratusan hingga ribuan siswa keracunan massal. Data Dinas Kesehatan Garut mencatat 569 siswa dari empat sekolah jatuh sakit pada 19 September 2025, dengan 30 di antaranya harus dirawat di rumah sakit.

Di Bandung Barat, kasus lebih besar terjadi, ribuan siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan hingga 21 September. Sementara itu, dari rekap data CISDI, dari Januari hingga 18 September, di DIY terjadi total 905 kasus keracunan paska menyantap MBG. Ini baru potret parsial; agregat nasional diperkirakan menyentuh ribuan anak terdampak dalam delapan bulan terakhir.

Kebijakan Zonder Evidence-Based

Keracunan massal ini memperlihatkan bahwa formulasi kebijakan MBG tergesa-gesa dan kurang berbasis bukti riset. Idealnya, kebijakan publik melewati siklus penelitian, uji coba terbatas, evaluasi, lalu skala nasional. Dalam MBG, janji kampanye politik melompat langsung ke implementasi penuh. Di sini kita melihat apa yang oleh Kingdon disebut sebagai policy window yang terbuka karena arus politik (janji populis) mendahului kesiapan arus kebijakan (policy) dan arus masalah (problem).

Tak hanya itu, implementasi di lapangan minim panduan. Sekolah menerima instruksi “sajikan makanan gratis” tanpa SOP teknis yang rinci. Tidak ada pilot project, tidak ada simulasi risiko. Akibatnya, jeda waktu masak-saji yang panjang, rantai distribusi lintas jarak, serta minimnya pengawasan higienitas membuka ruang pertumbuhan bakteri. Anak-anak kita akhirnya jadi “kelinci percobaan” dalam eksperimen kebijakan terburu-buru.

Lebih jauh, kita perlu mengingat peringatan Jürgen Habermas tentang pentingnya legitimasi komunikatif. Sebuah kebijakan hanya sahih jika lahir dari proses deliberasi yang inklusif dan bebas dominasi. Sayangnya, suara sekolah, guru, orang tua, ahli gizi, bahkan siswa sendiri nyaris tidak dilibatkan dalam desain MBG. Yang mengemuka hanyalah slogan politik “gratis dan bergizi” tanpa diskusi publik serius tentang bagaimana makanan aman diproduksi, didistribusikan, dan diawasi.

Dimensi lain yang tak kalah krusial adalah ekonomi politik. Anggaran MBG yang sangat besar menjadikannya lahan empuk bagi rente politik. Kontrak dapur dan katering cenderung menguntungkan pemain besar yang dekat dengan elite. Bob Jessop dalam Strategic–Relational Approach menjelaskan bahwa negara sering “memilih” aktor tertentu (state selectivity) sesuai kepentingan dominan. Inilah yang kita lihat, vendor besar berjaya, sementara koperasi sekolah atau UMKM lokal justru tersisih. Akibatnya, alih-alih memperkuat ekonomi rakyat, MBG menjadi pesta oligarki politik–bisnis.

Jeda untuk Koreksi

Lantas, apa yang harus dilakukan? Jawabannya jelas: moratorium. Hentikan sementara MBG dalam skala penuh. Perlu fokus pada pilot project di sejumlah wilayah dengan tipologi berbeda. Bangun standar ketat: HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik), rantai dingin, serta audit suhu–waktu. Libatkan UMKM sekolah, komite orang tua, dan ahli gizi lokal dalam ko-produksi. Transparansikan kontrak dan hasil audit agar publik tahu siapa yang bertanggung jawab.

Moratorium bukan berarti mematikan gagasan besar memberi makan anak bangsa. Ia justru cara menyelamatkan niat baik dari kegagalan permanen. Dengan evaluasi serius, reformulasi berbasis bukti, dan partisipasi luas, MBG bisa menjadi program kebijakan publik yang bukan hanya populis, tapi juga aman, adil, dan berkelanjutan. Jika tidak, kita hanya akan terus mendengar kabar pilu dari ruang kelas, anak-anak yang seharusnya belajar dengan perut kenyang malah dirawat karena keracunan.

Saat ini, keberanian politik bukan sekadar menggulirkan program raksasa, melainkan berani mengoreksi dan menjeda laju demi keselamatan anak-anak bangsa. Karena tanpa moratorium, MBG hanya akan jadi singkatan lain: Makan Bergizi, Gagal.

M Taufiq AR (Wakil Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PWM DIY, Mahasiswa S3 Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM)

Tags: #KebijakanMakan Bergizi Gratis
Previous Post

Belajar, Berbagi, dan Menanam: Perjalanan Berharga Merawat Benteng Ekologi dan Solidaritas dari Warga Pracimantoro

Next Post

LHKP Muhammadiyah Jatim Gelar Diskusi Refleksi 1 Tahun Kabinet Prabowo-Gibran

Next Post
Diskusi refleksi 1 tahun pemerintahan prabowo oleh LHKP Jatim (23/10)

LHKP Muhammadiyah Jatim Gelar Diskusi Refleksi 1 Tahun Kabinet Prabowo-Gibran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majelis

  • Tarjih dan Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Diktilitbang
  • Dikdasmen dan PNF
  • Pembinaan Kader dan SDI
  • Pembinaan Kesehatan Umum
  • Peminaan Kesejahteraan Sosial
  • Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
  • Pendayagunaan Wakaf
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Hukum dan HAM
  • Lingkungan Hidup
  • Pustaka dan Informasi

Lembaga

  • Pengembangan Pesantren
  • Pengembangan Cabang Ranting
  • Kajian dan Kemitraan Strategis
  • Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
  • Resiliensi Bencana
  • Amil Zakat, Infak dan Sedekah
  • Pengembang UMKM
  • Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Seni Budaya
  • Pengembangan Olahraga
  • Hubungan dan Kerjasama Internasional
  • Dakwah Komunitas
  • Pemeriksa Halal dan KHT
  • Pembinaan Haji dan Umrah
  • Bantuan Hukum dan Advokasi Publik

Biro

  • Pengembangan Organisasi
  • Pengelolaan Keuangan
  • Komunikasi dan Pelayanan Umum

Ortom

  • Aisyiyah
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah
  • Hizbul Wathon

Wilayah Sumatra

  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Selatan
  • Sumatra Barat
  • Bengkulu
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bangka Belitung

Wilayah Kalimantan

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara

WIlayah Jawa

  • D.I. Yogyakarta
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Wilayah Bali &

Kepulauan Nusa Tenggara

  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur

WIlayah Sulawesi

  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan

WIlayah Maluku dan Papua

  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan
  • Papua Barat daya

Cabang Istimewa

  • PCIM Kairo Mesir
  • PCIM Iran
  • PCIM Sudan
  • PCIM Belanda
  • PCIM Jerman
  • PCIM United Kingdom
  • PCIM Libya
  • PCIM Malaysia
  • PCIM Prancis
  • PCIM Amerika Serikat
  • PCIM Jepang
  • PCIM Tunisia
  • PCIM Pakistan
  • PCIM Australia
  • PCIM Rusia
  • PCIM Taiwan
  • PCIM Tunisia
  • PCIM TurkI
  • PCIM Korea Selatan
  • PCIM Tiongkok
  • PCIM Arab Saudi
  • PCIM India
  • PCIM Maroko
  • PCIM Yordania
  • PCIM Yaman
  • PCIM Spanyol
  • PCIM Hongaria
  • PCIM Thailand
  • PCIM Kuwait
  • PCIM New Zealand

Tautan Cepat

  • Profile
  • Publikasi
  • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra

Informasi Lainnya

  • Organisasi
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak

Ekosistem

  • Muhammadiyah ID
  • MASA
  • SatuMu
  • EventMu
  • BukuMu
  • SehatMu
  • KaderMu
  • LabMu

Layanan

  • 0821 4350 0108
  • [email protected]
  • Kolom Aduan

Media Sosial

© 2025 Persyarikatan Muhammadiyah

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.