• Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra
No Result
View All Result
Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik
No Result
View All Result
Home Berita Kegiatan

Serikat Taman Pustaka Gelar Diskusi Reset Indonesia, Soal Ketimpangan Kuasa hingga Ruang Demokrasi

Adi Hasrul by Adi Hasrul
Agustus 28, 2026
in Berita Kegiatan
0
0
SHARES
7
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di WhatsAppBagikan di TelegramBagikan di LinkedIn

YOGYAKARTA — Kegiatan membaca buku tak lagi sekadar menyerap gagasan di atas kertas. Lebih dari itu, aktivitas ini bisa menjadi pintu untuk menakar ulang berbagai persoalan bangsa secara lebih tajam. Semangat semacam inilah yang terasa dalam acara Apresiasi dan Diskusi Buku Reset Indonesia karya Farid Gaban dan kawan-kawan, yang diselenggarakan oleh Serikat Taman Pustaka di bawah Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Acara berlangsung di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta, pada Rabu (26/8/2026). Sekitar 60 peserta hadir, berasal dari berbagai organisasi otonom Muhammadiyah, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), hingga pustakawan sekolah se-DIY.

Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah, Widiyastuti, membuka jalannya diskusi. Ia menilai forum ini penting sebagai ruang untuk membaca sekaligus merenungkan kondisi yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Menurutnya, buku Reset Indonesia bisa dibaca sebagai bentuk kesaksian intelektual atas berbagai persoalan bangsa, sekaligus membuka jalan dialog tentang ke mana arah perubahan seharusnya menuju. Semangat ini, katanya, sejalan dengan komitmen Muhammadiyah dalam mendorong kehidupan masyarakat dan bangsa yang terus maju.

Tiga pembicara dihadirkan dalam diskusi tersebut: Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) DIY Indra Suryanto, antropolog lingkungan Yayum Kumai, serta Ketua Serikat Taman Pustaka David Efendi. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Busyro Muqoddas, turut hadir di tengah jalannya acara dan menyampaikan apresiasinya atas terbitnya buku tersebut beserta forum diskusi yang menyertainya.

Farid Gaban bersama Yusuf Priambodo memaparkan bahwa Reset Indonesia lahir sebagai catatan kritis atas berbagai persoalan yang dinilai kian membebani kehidupan rakyat. Gagasan “reset” yang diusung buku ini, jelas keduanya, bukan sekadar perubahan kosmetik, melainkan ajakan untuk menelaah ulang sistem dan kebijakan dari akarnya.

Buku ini mengangkat lima persoalan besar yang saling terkait:

  1. Persoalan bersifat sistemik. Kemiskinan, ketimpangan, kerusakan lingkungan, korupsi, dan buruknya layanan publik bukan masalah yang berdiri sendiri, melainkan berakar pada cara kekuasaan dan sistem ekonomi dikelola.
  2. Pembangunan yang masih eksploitatif. Hutan, tambang, laut, dan tanah kerap diperlakukan sebagai komoditas ekonomi semata, sementara masyarakat lokal dan lingkungan menanggung dampaknya.
  3. Kritik atas praktik demokrasi elektoral. Demokrasi dipertanyakan ketika kekuasaan politik masih terlalu erat berkelindan dengan kepentingan ekonomi, partai, oligarki, dan elite.
  4. Persoalan sentralisasi. Buku ini membuka wacana desentralisasi, bahkan federalisme, sebagai opsi tata kelola negara yang lebih sesuai dengan keragaman wilayah Indonesia.
  5. Penguatan ekonomi rakyat. Ekonomi berbasis masyarakat dan koperasi mendapat sorotan khusus, termasuk pemikiran ekonomi Bung Hatta yang dipandang relevan sebagai jalan menuju kemandirian ekonomi daerah dan warga.

Sementara itu, David Effendi dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah turut memberikan catatan dalam diskusi ini. “Tim ID yang baru ini sebetulnya adalah DPR-MPR bayangan secara politik kewargaan,” ujarnya.

Ia menilai forum semacam ini menyuarakan pihak yang selama ini bisu, sekaligus menggerakkan harapan di tengah ketakutan dan risiko — pertarungan antara politics of fear dan politics of hope. David juga mengajak melihat bagaimana Muhammadiyah bisa selaras dengan agenda Reset Indonesia.

“Problemnya adalah ketimpangan kuasa, dan ketimpangan itu merembet ke ketimpangan segala sesuatu,” tegasnya. Ia menutup dengan nada kritis, “Dikasih masalah, diminta solusi. Giliran dikasih solusi, diskusinya malah dibubarkan.”

Previous Post

Wujud Nyata Pemberdayaan Muhammadiyah dan Simbol Toleransi: KKN MAs 2026 Disambut Hangat di Desa Bendosari

Next Post

Hakikat Kemerdekaan di Tengah Pusaran Kemiskinan dan Ketimpangan Sosial

Next Post

Hakikat Kemerdekaan di Tengah Pusaran Kemiskinan dan Ketimpangan Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majelis

  • Tarjih dan Tajdid
  • Majelis Tabligh
  • Diktilitbang
  • Dikdasmen dan PNF
  • Pembinaan Kader dan SDI
  • Pembinaan Kesehatan Umum
  • Peminaan Kesejahteraan Sosial
  • Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata
  • Pendayagunaan Wakaf
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Hukum dan HAM
  • Lingkungan Hidup
  • Pustaka dan Informasi

Lembaga

  • Pengembangan Pesantren
  • Pengembangan Cabang Ranting
  • Kajian dan Kemitraan Strategis
  • Pembinaan dan Pengawasan Keuangan
  • Resiliensi Bencana
  • Amil Zakat, Infak dan Sedekah
  • Pengembang UMKM
  • Hikmah dan Kebijakan Publik
  • Seni Budaya
  • Pengembangan Olahraga
  • Hubungan dan Kerjasama Internasional
  • Dakwah Komunitas
  • Pemeriksa Halal dan KHT
  • Pembinaan Haji dan Umrah
  • Bantuan Hukum dan Advokasi Publik

Biro

  • Pengembangan Organisasi
  • Pengelolaan Keuangan
  • Komunikasi dan Pelayanan Umum

Ortom

  • Aisyiyah
  • Pemuda Muhammadiyah
  • Nasyiatul Aisyiyah
  • Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
  • Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • Tapak Suci Putra Muhammadiyah
  • Hizbul Wathon

Wilayah Sumatra

  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Selatan
  • Sumatra Barat
  • Bengkulu
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Bangka Belitung

Wilayah Kalimantan

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara

WIlayah Jawa

  • D.I. Yogyakarta
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur

Wilayah Bali &

Kepulauan Nusa Tenggara

  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur

WIlayah Sulawesi

  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan

WIlayah Maluku dan Papua

  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan
  • Papua Barat daya

Cabang Istimewa

  • PCIM Kairo Mesir
  • PCIM Iran
  • PCIM Sudan
  • PCIM Belanda
  • PCIM Jerman
  • PCIM United Kingdom
  • PCIM Libya
  • PCIM Malaysia
  • PCIM Prancis
  • PCIM Amerika Serikat
  • PCIM Jepang
  • PCIM Tunisia
  • PCIM Pakistan
  • PCIM Australia
  • PCIM Rusia
  • PCIM Taiwan
  • PCIM Tunisia
  • PCIM TurkI
  • PCIM Korea Selatan
  • PCIM Tiongkok
  • PCIM Arab Saudi
  • PCIM India
  • PCIM Maroko
  • PCIM Yordania
  • PCIM Yaman
  • PCIM Spanyol
  • PCIM Hongaria
  • PCIM Thailand
  • PCIM Kuwait
  • PCIM New Zealand

Tautan Cepat

  • Profile
  • Publikasi
  • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra

Informasi Lainnya

  • Organisasi
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Kontak

Ekosistem

  • Muhammadiyah ID
  • MASA
  • SatuMu
  • EventMu
  • BukuMu
  • SehatMu
  • KaderMu
  • LabMu

Layanan

  • 0821 4350 0108
  • [email protected]
  • Kolom Aduan

Media Sosial

© 2025 Persyarikatan Muhammadiyah

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Profil
  • Publikasi
  • Berita
    • Berita Kegiatan
    • Kabar LKHP
    • Opini
  • Program Kerja
  • Mitra
  • Hutan Wakaf
  • Mitra

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.